Hasil Pertemuan: Dirut Bulog pantau langsung harga bahan pangan di Pasar Wonokromo

Dirut Bulog Pantau Langsung Harga Bahan Pangan di Pasar Wonokromo

Di Surabaya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas bahan pangan di Pasar Wonokromo sebagai langkah memastikan harga tetap stabil di pasar tradisional. Pemantauan ini dilakukan bersama pimpinan Bulog, Satgas Pangan, Kepala Pasar, serta perwakilan dari Kodam V Brawijaya dan Dinas Pertanian Jatim.

“Pengecekan ini dilakukan sesuai arahan Presiden bahwa harga bahan pangan tidak boleh naik,” terang Ahmad Rizal setelah melakukan inspeksi harga di Pasar Wonokromo, Sabtu.

Dalam upaya menjaga stabilitas, pihaknya juga mengacu pada hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI. “Kami ingin memastikan semua komoditas tidak mengalami kenaikan harga, seperti arahan Pak Presiden,” tambahnya.

Dari hasil pemantauan, beberapa bahan pokok terpantau stabil. Harga beras stabilisasi pasokan, sementara minyak goreng tetap terkendali di Rp15.700 per liter. Untuk telur dan ayam ras, harga tercatat turun. Telur kini Rp29 ribu per kilogram, dibanding sebelumnya Rp30-32 ribu. Ayam ras juga berada di Rp35-36 ribu, lebih rendah dari harga Rp40-45 ribu sebelumnya.

Meski demikian, daging sapi masih menjadi fokus perhatian. Saat ini, harga daging sapi mencapai Rp140 ribu per kilogram, yang dinilai lebih tinggi dibanding bahan pangan lainnya. Menurut pengakuan pedagang, harga daging sapi telah naik empat kali, mengurangi daya beli masyarakat.

Ahmad Rizal menjelaskan bahwa stok sapi di RPH Kedurus terbatas, membuat pemasok kesulitan mendapatkan pasokan. “Dulu harga daging super Rp120 ribu, kini sulit menemukan pasokan,” kata dia. Ia menegaskan Bulog akan menelusuri lebih lanjut, khususnya di tingkat distribusi hulu. “Kami berencana pergi ke RPH malam ini untuk mengidentifikasi hambatan,” ujarnya.

Lihat Juga :   Agenda Utama: BPJS Ketenagakerjaan dan DJP Jakarta Barat Perkuat Kolaborasi Pengawasan Pajak dan Iuran Perusahaan