• Tren
  • /
  • Momen Bersejarah: Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Berhad…

Momen Bersejarah: Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Undian Berhad…

Hoaks Undian Berhadiah Bank Jateng: Ternyata Bukan Beneran!

Nah, kamu pernah nggak tergiur tawaran hadiah yang terlalu menggiurkan? Coba bayangkan, jika ada tautan berisi pesan

“Ayo buruan daftar Panen Hadiah 2025 Bank Jateng”

yang beredar di media sosial, apakah langsung kamu percaya dan klik? Ternyata, ada satu kasus hoaks yang bisa membuat nasabah menjadi korban penipuan dengan tawaran yang terdengar sangat menarik, tapi justru memicu risiko serius.

Post Instagram yang Mengundang Kebohongan

Berawal dari sebuah unggahan di Facebook pada 15 Desember 2025, sebuah akun membagikan tautan pendaftaran undian berhadiah yang mengaku dari Bank Jateng. Pesan yang ditulis dengan gaya menarik menggambarkan kesempatan untuk memperoleh hadiah besar, seperti 60 tiket umroh gratis, mobil Pajero Sport, dan ponsel iPhone 15 promax. Tapi, apakah ini benar-benar dari bank? Hmm, jelas ada kejanggalan.

“Penipuan mengatasnamakan Bank Jateng masih marak terjadi. Yuk lebih teliti sebelum bertindak ⚠️ Modusnya seperti ini: 1️⃣ Korban menerima pesan yang mengatasnamakan Bank Jateng 2️⃣ Diminta klik tautan atau mengirim data pribadi 3️⃣ Pesan terlihat meyakinkan dan dibuat seolah mendesak 4️⃣ Saat data dikirim atau link diklik, akun bisa disalahgunakan Pastikan informasi hanya melalui kanal resmi Bank Jateng.”

Bukan hanya pesan yang menipu, tautan dalam post itu juga mengarah ke situs web yang bukan milik Bank Jateng. Di sana, korban diminta memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram. Ternyata, ini bisa menjadi pintu masuk untuk pencurian data dan menghubungkan nasabah ke pinjaman online ilegal. Jadi, apa yang terjadi jika kita terjebak?

Lihat Juga :   Peru vs Kanada: Gol Jonathan David Menentukan Hasil Akhir

Verifikasi dan Peringatan dari Bank Jateng

Menanggapi kejadian tersebut, Cek Fakta Liputan6.com langsung melakukan penelusuran ke akun resmi Bank Jateng di Instagram, @bankjateng. Akun yang sudah bercentang biru dan terverifikasi memberi peringatan bahwa mereka tidak pernah meminta data pribadi nasabah melalui media sosial.

“Hati sudah senang, eh ternyata penipuan! 😟 Jangan mudah terkecoh dengan modus yang mengatasnamakan Bank Jateng, Sahabat BIMA.”

“Pastikan akun sosial medianya resmi, karena Bank Jateng tidak pernah meminta data pribadi nasabah.”

Peringatan ini disertai dengan unggahan serupa pada 20 November 2025. Dengan menyoroti kejadian serupa, Bank Jateng menegaskan komitmennya untuk melindungi nasabah dari penipuan. Tapi, berapa banyak masyarakat yang masih percaya pada tautan yang terlihat

“mendesak”

dan

“membuatkan”

rasa senang?

Kami Ada di Sini untuk Melawan Pembodohan

Sekarang, kamu tahu bahwa tautan tersebut hanyalah hoaks. Tapi, ini bukan berita terakhir. Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dengan International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com, yang selalu berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kritis dan waspada.

Apakah kamu masih ragu? Jika ada informasi seputar hoaks yang ingin kamu telusuri, jangan ragu untuk mengirimkan ke email cekfakta.liputan6@kly.id. Karena, melawan hoaks itu sama artinya dengan melindungi diri dari kebohongan yang bisa merusak kepercayaan kita terhadap institusi keuangan. Selalu cek sumber sebelum bertindak! 💡

Pondok Kebaikan

Writer & Blogger

Pondokkebaikan.com adalah layanan situs untuk sumber informasi terdepan yang memandu Anda dalam berbagai aksi kebaikan.

Edit Template

© 2025 Pondokkebaikan.com. All Rights Reserved.

Press ESC to close

Cottage out enabled was entered greatly prevent message.